Seni ukir classic dan menarik suku asmat papua

Karya ukir kayu khas suku Asmat adalah salah satu kekayaan budaya nasional yang sudah memiliki nama bagi para turis asing. Karakteristik ukiran suku asmat adalah polanya yang unik dan bersifat naturalis. Dari pola-pola itu terlihat kerumitan cara membuatnya sehingga membuat karya ukir mereka bernilai tinggi dan cukup banyak diminati para turis asing.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PATUNG ASMAT Budaya Menghormati Leluhur yang Mendunia

Sejak tahun 1700-an, suku Asmat di Papua telah dikenal dunia dengan keterampilan mengukirnya. Kesenian mengukir di asmat merupakan aktualisasi dari kepercayaan terhadap arwah nenek moyang yang disimbolkan dalam bentuk patung serta ukiran. Namun dalam perkembangannya, ukiran-ukiran, salah satunya patung khas Asmat digemari di luar negeri.

Budaya mengukir di Asmat lahir dari upacara keagamaan. Di sebagian daerah, sebuah upacara menghendaki adanya pemotongan kepala manusia dan kanibalisme guna menenangkan arwah nenek moyang. Untuk menghormati arwah nenek moyang, mereka membuat patung-patung yang menyerupai arwah nenek moyang tersebut, khususnya yang datang dalam mimpi. Lambat laun, kepercayaan ini menjadi tradisi mengukir dan memahat patung kayu. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Seni Ukir Papua

Seni ukir papua adalah suatu seni yang bercorak “natural” atau alami suku-suku di pasific lainnya. Seni ukir orang papua biasanya bermotif hewan-hewan atau binatang laut dan darat lainnya atau tentang alam yang kadang berubah… salah satu contoh adalah sifat air yang bila ada sesuatu benda yang jatuh kedalam air maka reaksi riak dari air. masih banyak lagi contoh – contoh seperti ukiran patung dari suku asmat yang menceriterakan kehidupan nenek moyang suku asmat secara turun temurun ada juga ukiran khas suku biak yang sering memakai kerang atau siput sebagai motif utama dalam ukiran sebagai suatu simbol yang mengexploistasi ukiran tertentu untuk membawa keberuntungan bagi masyarakat setempat. dari kesemua hal ini biasanya dipengaruhi oleh faktor kondisi atau wilayah suku tersebut.

sekarang timbul pemahaman yang mengilhami ukiran itu sebagai wujud dari pesan yang di ilhami oleh moyang untuk menceritakan ke generasi guna menjaga ke absahan-keberadaan dan kenyataan keterikatan manusia akan memorial yang tertera dalam tulisan atau kreografi untuk menjelaskan asal muasal keberadaan manusia (papua)

Posted in Uncategorized | Leave a comment